Kenali Bahasa Cinta untuk Anak Yuk!

Mengetahui bahasa cinta untuk anak, tentu merupakan hal yang harus dipahami oleh setiap orang tua. Karena ternyata, menunjukkan cinta pada anak-anak tidak bisa hanya sekadar membelikannya mainan atau mengajaknya makan ke restoran. Jika ditanya mengapa orang tua perlu mengetahui ragam bahasa cinta, hal ini dikarenakan menunjukkan cinta pada setiap anak tidak bisa disamaratakan caranya. Benar, mereka pun punya bahasa cintanya sendiri kepada orang tua.

Bahasa cinta yang mampu disampaikan orang tua kepada anak dengan baik, tidak menutup kemungkinan akan memberikan dukungan psikis yang tidak langsung. Mengapa bisa demikian? Berikut ini adalah ulasan lengkapnya.

bahasa cinta untuk anak

Jenis Bahasa Cinta Untuk Anak

1. Menunjukkan Secara Verbal

Siapa yang tidak tahu, jika anak-anak senang dipuji? Pujian ini, yang sering kali diabaikan oleh sebagian orang tua, nyatanya adalah bahasa cinta yang ditunggu oleh anak. Tak perlu canggung jika kita ingin melakukannya, sesederhana mengucapkan kalimat “wah, bagus sekali gambar kamu, nak!”

Yang perlu diperhatikan orang tua ketika akan melakukan hal ini adalah, perlunya fokus pada apa yang telah dicapai anak, dalam hal apapun. Juga ketika hendak mengucapkan “ibu sayang kamu” misalnya, sebaiknya tidak diikuti dengan kata “tapi” atau yang sejenisnya, karena kalimat pujian atau ungkapan baik sebaiknya berdiri sendiri dan tidak diikuti syarat atau alasan apapun.

2. Menunjukkannya Dengan Sentuhan

Hal-hal yang termasuk dalam sentuhan fisik ini bisa berupa pelukan, ciuman, usapan atau juga genggaman tangan. Untuk mengetahui anak dengan bahasa cinta yang seperti ini,kita cukup mengamatinya dalam keseharian, biasanya mereka akan lebih senang ketika “menggelayuti” tubuh orang tuanya.

Maka, ketika memiliki anak yang demikian, cobalah untuk menunjukkan bahasa cinta dengan hal yang serupa. Misalkan, tak segan untuk mencium keningnya ketika dia berani tidur sendirian atau menghabiskan makanannya. Namun ternyata, dalam sentuhan antara anak dan orang tua juga perlu diberikan batasan. Oleh karenanya, sangat dianjurkan untuk orang tua mengajarkan anak sentuhan yang boleh dan tidak boleh, serta anggota tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh.

3. Membantu Sebatasnya

Menjadi orang tua tentu saja memiliki rasa untuk membantu anak-anaknya, nah dari sini pula nantinya anak-anak akan mengenang cinta orang tuanya dari apa yang mereka lakukan. Seperti membantunya mengikat rambut atau merapikan kamar, adalah hal sederhana yang bisa kita lakukan.

Sedangkan ketika mereka masih bayi, namuri kita untuk melayani mereka sangat besar. Menemaninya ke toko buku adalah contoh yang bisa lakukan bersama anak kita. Seiring bertambahnya umur, tentu saja ada hal-hal yang seharusnya tidak dilakukan oleh orang tua untuk selalu melayani anaknya.

4. Menghabiskan Waktu Bersama

Menghabiskan waktu bersama anak,ternyata juga sebuh bahasa cinta, loh! Ada sebagian anak, yang memang sangat menyukai saat bersama orang tua mereka, berkumpul dan bermain tanpa distraksi apapun. Mungkin memang ada orang tua yang memang memiliki kesibukan luar biasa padatnya, namun apakah tidak bisa menyisihkan sedikit waktunya untuk bertemu dan bersama-sama menghabiskan waktu bersama?

5. Memberikan Barang Sebagai Hadiah

Bahasa cinta yang ini,mungkin juga banyak kita temui. Jika demikian dengan anak kita, maka memberikannya hadiah dia saat tertentu sangatlah baik. Berikan hadiah ketika dia mendapat nilai bagu, atau ketika kita baru saja pulang bepergian.

Beberapa bahasa cinta untuk anak ini, mungkin terlihat sangat sederhana, tapi jangan salah jika hal tersebut juga bisa membangun kedekatan psikis yang baik antara anak dan orang tua. Nah, yuk segera kita luangkan waktu untuk membersamai anak-anak!

Baca Juga artikel lain di sini ya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *